Abstrak
Rumah sakit X merupakan rumah sakit di provinsi Jawa Timur yang masih mengalami ketidaklengkapan pengisian formulir informed consent. Hasil studi pendahuluan menemukan sebanyak 94 formulir belum diisi dengan lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab ketidaklengkapan pengisian formulir informed consent. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam kepada 2 dokter, 2 perawat, kepala rekam medis, dan 2 staff rekam medis. Selain itu, data juga dikumpulkan dengan observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan melakukan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidaklengkapan pengisian informed consent disebabkan oleh motivational factor karena belum adanya pemberian reward dan punishment, opportunity factor karena kurangnya sosialisasi SOP dan kurangnya jumlah SDM, dan ability factor disebabkan oleh kurangnya pengetahuan, kurangnya pelatihan, dan masa kerja. Rumah Sakit X disarankan untuk membuat regulasi mengenai pemberian reward dan punishment, menambah jumlah SDM khususnya di unit rekam medis, dan melakukan sosialisasi SOP secara berkala kepada petugas yang bertanggungjawab dalam pengisian informed consent.

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta (c) 2024 Gamasiano Alfiansyah, Wicaksono Jonathan, Maya Weka Santi, Efri Tri Ardiantor, Selvia Juwita Swari, Demiawan Rachmatta Putro Mudiono
